Pelajari bagaimana strategi behind the scenes marketing dan transparansi brand dapat meningkatkan kepercayaan, loyalitas, dan keterlibatan konsumen di era digital.
Dalam dunia pemasaran modern, konsumen semakin cerdas, kritis, dan selektif terhadap brand. Mereka tidak hanya ingin membeli produk—mereka ingin tahu siapa di baliknya, bagaimana proses pembuatannya, dan apa nilai yang diperjuangkan brand tersebut.
Di sinilah strategi Behind the Scenes Marketing (BTS Marketing) menjadi salah satu pendekatan paling efektif untuk membangun kepercayaan dan keterlibatan konsumen. Dengan menampilkan proses di balik layar, brand menunjukkan sisi manusiawi, transparan, dan autentik.
1. Apa Itu Behind the Scenes Marketing?
Behind the Scenes Marketing adalah strategi pemasaran yang memamerkan proses internal brand, seperti:
- pembuatan produk
- brainstorming tim kreatif
- pengemasan pesanan
- manajemen warehouse
- sesi shooting behind the scenes
- kultur dan dinamika tim
Tujuannya bukan sekadar memperlihatkan proses, tetapi membangun koneksi emosional antara brand dan konsumen.
2. Mengapa Transparansi Menjadi Kekuatan Baru Brand?
Di era digital, konsumen menginginkan:
- kejujuran
- proses yang nyata
- komunikasi terbuka
- brand yang memiliki identitas jelas
Behind the Scenes Marketing memperlihatkan bahwa brand bukan hanya produk—tetapi manusia, kerja keras, dan nilai yang nyata.
Manfaat transparansi:
✔ membangun kepercayaan lebih cepat
✔ menumbuhkan loyalitas
✔ mengurangi keraguan sebelum membeli
✔ meningkatkan engagement organik
✔ memperkuat citra brand yang autentik
Transparansi adalah mata uang sosial dalam dunia marketing modern.
3. Bagaimana Behind the Scenes Mempengaruhi Persepsi Konsumen?
✔ Menunjukkan Kerja Nyata di Balik Produk
Konsumen lebih menghargai produk ketika mereka melihat:
- detail prosesnya
- kualitas bahan baku
- keahlian pembuatnya
✔ Menampilkan Sisi Manusiawi Brand
BTS menghadirkan momen-momen seperti:
- tawa tim saat meeting
- kesalahan lucu saat shooting
- rutinitas warehouse
Ini membuat brand terasa dekat dan relatable.
✔ Menghilangkan Kesan “Brand Plastik”
Brand yang terlalu sempurna sering terlihat tidak autentik.
BTS membuat brand tampil apa adanya—dan itu justru disukai konsumen.
4. Jenis-Jenis Behind the Scenes Content yang Efektif
1. Process Content
Menampilkan proses pembuatan:
- produk fashion
- makanan
- packaging
- desain kreatif
2. Team Culture Content
Menunjukkan siapa saja yang ada di balik brand.
3. Creative Process & Brainstorming
Cocok untuk brand kreatif, agency, atau UMKM yang berbasis ide.
4. Shipping & Fulfillment
Konten “packing order” sangat populer di TikTok.
5. Product Development Journey
Ceritakan perjalanan menciptakan produk dari awal hingga jadi.
6. Blooper Reel atau Funny Moments
Konten ringan yang memperkuat sisi human dari brand.
5. Mengapa Konsumen Suka Konten Behind the Scenes?
✨ 1. Mereka Merasa Dilibatkan
Konsumen merasa menjadi bagian dari perjalanan brand.
✨ 2. Mereka Bisa Melihat Keaslian Brand
BTS konten jarang dibuat-buat—apa adanya.
✨ 3. Mereka Mendapat Nilai Tambahan
Tidak hanya beli produk, tapi ikut merasakan experience brand.
✨ 4. Mereka Lebih Percaya
Melihat proses = mengurangi keraguan.
✨ 5. Mereka Menyukai Cerita
BTS adalah storytelling visual yang kuat.
6. Platform Terbaik untuk Behind the Scenes Marketing
TikTok
Sangat cocok untuk konten:
- proses produksi
- packaging
- moment lucu
- konten cepat dan spontan
Cocok untuk:
- story behind the scenes
- reels aesthetic
- carousel foto proses
YouTube
Ideal untuk konten BTS versi panjang seperti dokumenter mini.
Bagus untuk BTS terkait tata kerja, profesionalisme, atau culture perusahaan.
7. Cara Membuat Behind the Scenes Marketing yang Menarik
✔ 1. Tampilkan Proses Asli
Jangan dibuat terlalu sempurna—konsumen suka yang natural.
✔ 2. Fokus pada Cerita
Berikan narasi:
- kenapa proses itu penting
- siapa yang terlibat
- tantangan yang dihadapi
✔ 3. Gunakan Angle Human Interest
Tampilkan orang, bukan hanya alat dan barang.
✔ 4. Variasikan Format
Gunakan berbagai gaya:
- timelapse
- POV
- vlog
- voiceover
✔ 5. Libatkan Karyawan
Biarkan mereka memperkenalkan diri dan perannya.
8. Tantangan Behind the Scenes Marketing
⚠ Terlalu Banyak Informasi
Harus selektif—jangan sampai membocorkan hal sensitif.
⚠ Konten yang Terlalu Panjang
BTS harus singkat, padat, menarik.
⚠ Konsistensi
Konten ini efektif jika diproduksi rutin.
⚠ Perlu Persetujuan Internal
Tidak semua proses boleh dipublikasikan.
Kesimpulan
Behind the Scenes Marketing adalah strategi yang mengubah cara brand berkomunikasi dengan konsumen.
Dengan transparansi, brand terlihat lebih manusiawi, autentik, dan dapat dipercaya.
Di era ketika konsumen menginginkan kejujuran dan kedekatan, BTS bukan lagi sekadar “tambahan konten”, tetapi strategi inti untuk membangun hubungan jangka panjang.
Brand yang berani menampilkan prosesnya biasanya menjadi brand yang paling dicintai.
Baca juga :